Senin, 30 Januari 2012
"2012"
Senin, 21 Maret 2011

Bius lokal selalu efektif jika disuntikkan di daerah anatomi yang tepat dan diberikan waktu yang cukup untuk bekerja. Bius bekerja dengan menghambat pasokan saraf ke daerah tertentu di bawah pengaruh obat. Namun pada beberapa orang ditemukan keadaan saraf yang tidak biasa, jadi cara umum yang digunakan oleh dokter gigi tidak akan bekerja dengan maksimal. diperlukan anestesi yang lebih untuk menanggulangi masalah ini dan disuntikkan ditempat yang berbeda untuk blok yang lebih maksimal terhadap gigi tersebut.
Anatomi yang tidak biasa ini bisa menjadi masalah dengan rahang bawah, karena disini dokter gigi menggunakan blok saraf sebagai lawan infiltrasi di rahang atas. hal ini karena saraf berjalan berbeda dirahang atas dan rahang bawah. Saraf gigi pada rahang bawah terdapat pada tulang padat sedangkan saraf pada rahang atas terdapat dipermukaan sebelum masuk ke gigi. Rahang atas lebih poreous yang berarti bahwa ketika anestesi disuntikkan di sebelah gigi, dapat terhubung dengan akar, membuat gigi akan mati rasa. Rahang bawah lebih padat dan suntikan di samping gigi biasanya tidak cukup untuk membuat gigi tersebut mati rasa.
Alasan beberapa orang tidak bisa dibius dengan baik pada rahang bawah adalah karena pembukaan kanal tersebut tidak berada di tempat biasa, jadi memerlukan metode yang berbeda dari biasa untuk mengatasi hal tersebut.
3. Pasien resisten terhadap obat yang diberikan.
Beberapa pasien yang resisten terhadap pengaruh obat bius lokal tertentu (misalnya lignocaine / lidokain), jawabannya adalah sederhana - menggunakan solusi LA berbeda.
4. Anxiety (bius lokal tidak bertahan lama atau terlalu cepat habis).
Ketika seseorang sangat stres atau cemas, anestesi lokal mungkin tidak bekerja seperti ketika Anda bersantai. Hormon-hormon yang berhubungan dengan kecemasan (seperti epinephrine alias adrenalin) dapat mencegah bius lokal bekerja dengan baik pada beberapa orang. Pengaruh anestesi lokal mungkin tertunda, atau mungkin terlalu cepat hilang.
Oleh karena itu lebih baik anada tidak cemas atau stres pada saat datang ke dokter gigi. Ingat dokter gigi bertujuan membantu anda bukan untuk membunuh anda ^^.
5. Adanya infeksi atau abcess.
Infeksi dapat mencegal bius lokal bekerja secara efektif jadi lebih baik pengobatan fokus kepada infeksi tersebut. Mungkin anda sering bertanya kenapa kalau gigi sakit ga boleh dicabut?? salah satu jawabannya adalah ini, bius tidak akan bekerja maksimal pada saat terjadi masalah pada gusi atau jaringan lunak.
sekian semoga membantu.
^Jangan takut ke dokter gigi ya^
Selasa, 15 Maret 2011
"MY SKRIPSI"

Retensi dan stabilisasi adalah hal yang paling berpengaruh pada gigi tiruan penuh untuk memberikan kenyamanan pada pasien sehingga retensi dan stabilisasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembuatan gigi tiruan penuh. Pada pasien yang lama tak bergigi resorpsi alveolar berlebih merupakan masalah yang sering terjadi, resorpsi alveolar menyebabkan perlekatan mukosa dan otot menjadi dekat dengan puncak alveolar dan membuat vestibulum menjadi dangkal sehingga mengurangi retensi dan stabilisasi gigi tiruan. Metode non-bedah seperti pencetakan dinamik dan metode bedah seperti vestibuloplasty dapat mengatasi masalah tersebut.
Berbagai macam teknik bedah vestibuloplasty dapat digunakan antara lain submukosa vestibuloplasty, vestibuloplasty dengan epitelisasi sekunder dan vestibuloplasty dengan transplantasi jaringan lunak. Saat ini teknik vestibuloplasty dengan transplantasi jaringan lunak merupakan pilihan yang paling sering digunakan pada kasus resorpsi alveolar berlebih karena hasilnya yang memuaskan untuk mendapatkan vestibulum yang dalam yang dapat meningkatkan retensi dan stabilisasi.
Kata kunci : Retensi, stabilisasi, gigi tiruan penuh, resorpsi alveolar, pencetakan dinamik, vestibuloplasty.
http://www.ziddu.com/download/14200591/BABI-IVskripsi.docx.html
Minggu, 27 Februari 2011
KALKULUS / KARANG GIGI
"asal-usul"
Minggu, 20 Februari 2011
Selasa, 08 Desember 2009
AL-Qur'an

Pernahkah kita membaca Al-Qur'an tetapi jiwa kita justru merasa gersang?
Atau kita menghabiskan halaman-halamannya sementara ruh kita tetap dilanda kekeringan?
Atau bahkan kita merasa begitu berat dan terpaksa membacanya karena hanya mengejar target?
Jika itu terjadi, mari beristighfar kepada Allah SWT.
Al-Qur'an diturunkan bukan untuk menyusahkan kita, termasuk dalam membacanya.
مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ
"Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah" (QS. Thaahaa : 2).
Lalu mengapa hati kita demikian membatu untuk bisa tersentuh ayat-ayat-Nya?
Hati itu seharusnya melembut saat membacanya, lalu ia mengajak mata untuk meneteskan air matanya.
Al-Qur'an itu indah. Keindahannya bisa dirasakan oleh fitrah manusia meskipun tidak tahu artinya. Inilah penjelasan mengapa seseorang bisa menangis saat membaca Al-Qur'an dengan tartil dan penuh kekshuyu'an. Ini pula alasan seseorang yang masuk Islam dan ditanya;
mengapa?
Lalu Ia menjawab: "Kitab sucinya umat Islam, Al-Qur'an.
Ayat-ayatnya bisa dirasakan oleh hati meskipun belum dimengerti terjemahnya."
Terlebih saat Al-Qur'an dipahami artinya. Ia begitu indah, memukau jiwa. Ia memang kitab yang memiliki daya magnetis, di samping kebenaran mutlak yang dikandungnya. Inilah yang membuat Abu Jahal dan beberapa kawannya diam-diam menguping Rasulullah Saw membaca Al-Qur'an.
Al-Qur'an juga banyak memaparkan ayat-Nya dengan gaya cerita. Keindahan Al-Qur'an dalam bercerita demikian luar biasa inilah yang kemudian menginspirasi Sayyid Qutub untuk menulisnya dalam Tafshiir Al-Fanny fil Qur'an.
Kita bisa mentadabburi Al-Qur'an jika kita tahu artinya. Agar kita memahami isinya, para ulama' telah menyusun banyak tafsir untuk kita baca. Saat kita memahami maksudnya, saat itulah kita bisa menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi kita.
ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
"Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" (QS. Al-Baqarah : 2)
Dan inilah yang dirindukan para sahabat Nabi. Mereka membaca Al-Qur'an untuk mengaplikasikannya.
Saat kita merasakan nikmatnya membaca Al-Qur'an dan merindukannya untuk kita aplikasikan,saat itulah iman kita akan meninggi.
وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا
"...dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya)" (QS. Al-Anfal : 2)
Semoga kita termasuk orang-orang yang ada di dalamnya.Amin.
----------------------------------------------------------------------------------------
Catatan:
Tadabbur adalah perenungan yang menyeluruh untuk mengetahui maksud dan makna dari suatu ungkapan secara mendalam.